Sabtu, 26 Mei 2018

Manfaat Puasa Secara Fisik, Spiritual dan Psikologi

foto:hellosehat.com
Dalam satu tahun, umat islam diwajibkan untuk berpuasa yakni pada bulan Ramadhan yang merupakan bulan ke-9. Sebulan itu penuh rahmat dan berkah, Allah melipatgandakan pahala yang diberikan kepada hambanya selama menjalankan ibadah puasa. Manfaat dari puasa Ramadan banyak jika dilakukan dengan benar.
Puasa yang benar artinya tidak hanya dengan makan dan minum tetapi juga dengan "puasa" dalam perilaku, dalam cara berbicara, bahkan dalam pemikiran. Berpuasa dengan benar tidak berarti berhenti makan sepanjang hari dan kemudian makan sebanyak-banyaknya di malam hari. Kita harus makan apa yang diperlukan dan menggunakan jam pagi sampai sore untuk berdoa dan berdoa.
Jika kamu sudah melakukan hal-hal tersebut dan yakin puasanya kamu benar, maka akan mendapatkan manfaat-manfaat berikut ini:
Spiritual:
Ramadhan adalah kesempatan sebaik-baiknya untuk berdoa dan mengabdi kepada Allah SWT. Siapapun yang menjalankan ibadah puasa dengan baik sesuai yang diajarkan oleh Rasul, pastinya akan mendapatkan banyak pahala dari Allah. Dimana akan merasakan diri lebih dekat dengan Allah, diampuni segala dosa-dosa.  
Fisik
Adapun manfaat fisik dari puasa, itu dianggap sangat efektif untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini berdasarkan dengan fakta bahwa setelah tiga hari puasa terjadi peningkatan 25% dalam jumlah sel darah putih. Itu menunjukkan awal pemurnian tubuh secara otomatis dalam menyingkirkan racun yang terakumulasi.
Juga, selama periode ini sistem pencernaan menerima istirahat dan merupakan peluang bagus untuk menurunkan berat badan. Diet seimbang sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
Psikologis :
Bulan Ramadan adalah bulan pengaturan diri dan disiplin diri. Tujuannya adalah untuk menggabungkan kebiasaan-kebiasaan baru itu sehingga hasilnya dilakukan terus seiring waktu setelah bulan ramadhan berakhir. Selain itu, puasa membantu meningkatkan tekad dan menumbuhkan kontrol diri, kesabaran, dan disiplin mental. Puasa mengarah ke ketenangan hati, pikiran, dan jiwa sambil membantu mengatasi emosi dan perilaku yang bermusuhan atau tidak diinginkan.


EmoticonEmoticon